Aplikasi

Cara Foto Struk di Snapcart

×

Cara Foto Struk di Snapcart

Sebarkan artikel ini
Cara Foto Struk di Snapcart
Cara Foto Struk di Snapcart

Panduan lengkap cara foto struk di Snapcart supaya tidak ditolak. Pelajari teknik lighting, cara menangani struk panjang, dan tips maksimalkan cashback di sini.

Pernahkah kamu merasa kesal karena struk belanja yang sudah kamu simpan baik-baik malah ditolak oleh Snapcart?

Padahal, selembar kertas itu bisa berubah menjadi koin yang nantinya bisa ditukar menjadi uang tunai (cashback).

Sebagai seorang yang berpikir analitis, kamu harus paham bahwa sistem Snapcart menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR) dan verifikasi AI untuk membaca data strukmu.

Jika input fotonya buruk, maka outputnya adalah penolakan.

Artikel ini akan memandu kamu langkah demi langkah melakukan prosedur pengambilan foto struk yang presisi, ilmiah, dan tentunya anti-gagal. Simpan emosimu, mari kita bedah caranya secara teknis.

Persiapan Pra-Eksekusi: Memastikan Kualitas Sampel

Sebelum kamu membuka aplikasi kamera, ada beberapa variabel fisik yang harus kamu kondisikan agar struk terbaca sempurna oleh sistem.

Kebanyakan pengguna gagal di tahap ini karena terburu-buru.

1. Validasi Usia Struk

Pastikan struk belanja kamu tidak lebih dari 3 hari (H+3) dari tanggal transaksi.

Sistem Snapcart memiliki algoritma ketat yang otomatis menolak struk “kadaluarsa”. Jika kamu belanja hari Senin, batas terakhir upload adalah Kamis.

2. Kondisi Fisik Kertas

Struk tidak boleh dalam keadaan remuk, kusut, atau basah.

Jika strukmu sempat diremas di dalam kantong belanja, luangkan waktu sejenak untuk menyetrikanya (dengan suhu rendah dan dialasi kain) atau tindih dengan buku tebal agar permukaannya datar kembali.

Permukaan yang datar memudahkan lensa kamera menangkap teks tanpa distorsi bayangan.

3. Pencahayaan (Lighting) adalah Kunci

Jangan pernah memfoto struk di ruangan remang-remang. Gunakan pencahayaan alami matahari atau lampu meja yang terang.

Pastikan tidak ada bayangan tangan atau ponsel yang menutupi bagian teks struk saat pengambilan gambar.

Bayangan akan membuat kontras teks menurun dan menyebabkan kegagalan pembacaan OCR.

Cara Foto Struk di Snapcart

Berikut adalah prosedur standar operasional (SOP) untuk mengambil foto struk agar langsung lolos verifikasi:

1. Akses Fitur Snap

Buka aplikasi Snapcart di ponselmu. Pada halaman utama (beranda), cari dan ketuk tombol ikon kamera atau tombol bertuliskan “Snap Receipt” (biasanya ada di bagian bawah atau menu “More”).

2. Kalibrasi Posisi Kamera

Letakkan struk di atas permukaan datar yang berwarna kontras (misalnya meja gelap untuk struk putih). Pegang ponselmu sejajar (paralel) dengan struk.

Jangan memotret dari sudut miring karena akan menyebabkan perspective distortion yang membuat teks bagian atas terlihat besar dan bagian bawah mengecil (tidak fokus).

3. Bingkai dan Fokus

Pastikan seluruh bagian struk masuk ke dalam bingkai (frame) yang tersedia di layar. Tepi kiri, kanan, atas, dan bawah struk harus terlihat.

Ketuk layar ponselmu tepat di area teks struk untuk mengunci fokus kamera agar tulisan terlihat tajam dan tidak blur.

4. Eksekusi Foto

Tekan tombol shutter dengan stabil. Tahan nafas sejenak saat menekan tombol untuk meminimalisir getaran tangan (hand shake) yang bisa membuat foto buram.

Cara Menangani Struk Panjang

Seringkali kita belanja bulanan dengan daftar barang yang sangat panjang sehingga tidak muat dalam satu kali jepretan foto.

Snapcart memiliki fitur khusus untuk ini, jangan dipaksa masuk satu frame yang mengakibatkan tulisan jadi kecil dan tak terbaca.

Gunakan metode Sequential Imaging (Foto Berurutan) berikut ini:

  1. Foto Bagian Atas (Header): Ambil foto pertama yang mencakup nama toko, tanggal, dan daftar barang awal.
  2. Gunakan Tombol Plus (+): Setelah foto pertama terambil, jangan langsung kirim. Lihat di bagian bawah layar, terdapat tombol tanda tambah (+). Ketuk tombol tersebut.
  3. Foto Bagian Tengah: Geser kamera ke bawah. Pastikan ada sedikit bagian dari foto pertama yang ikut terfoto lagi di foto kedua (overlapping) sebagai penanda sambungan.
  4. Foto Bagian Bawah (Footer): Lakukan terus hingga mencapai bagian paling bawah struk yang memuat total harga.
  5. Finalisasi: Setelah semua bagian terfoto dari atas sampai bawah, baru tekan tombol centang atau “Selesai” untuk mengunggah.

Analisis Kegagalan: Mengapa Struk Kamu Ditolak?

Sebagai seorang jenius, kamu harus belajar dari kesalahan. Jika notifikasi “Rejected” muncul, biasanya disebabkan oleh anomali data berikut:

  • Struk Tidak Resmi (Invalid Format): Kamu mencoba mengupload struk ATM, struk kartu debit (EDC), tiket bioskop, atau faktur ukuran A4. Snapcart hanya menerima struk belanja ritel standar.
  • Informasi Tidak Lengkap: Foto terpotong sehingga nama toko (merchant), tanggal, atau total harga tidak terlihat. Ingat, data ini adalah mandatory fields bagi algoritma Snapcart.
  • Duplikasi Data: Kamu atau anggota keluargamu sudah pernah mengupload struk yang sama. Sistem memiliki database unik untuk setiap ID transaksi, jadi kecurangan pasti terdeteksi.
  • Salah Negara: Struk berasal dari luar negeri (bukan negara tempat tinggalmu). Ini akan otomatis ditolak karena mata uang dan format tanggal yang tidak sesuai parameter.

Strategi Memaksimalkan Nilai (Koin & Cashback)

Sekadar foto struk saja tidak cukup. Untuk menjadi pengguna level “Master”, kamu perlu strategi.

  • Pahami Multiplier Level: Semakin sering kamu upload struk valid, level akunmu akan naik. Level yang lebih tinggi memberikan multiplier koin yang lebih besar untuk setiap struk. Konsistensi adalah kunci.
  • Kombinasi dengan Kupon (Coupons): Sebelum belanja, cek menu “Bonus” atau “Coupon”. Jika kamu membeli produk yang sedang promo (misalnya sabun merek tertentu) dan ada di dalam strukmu, kamu akan mendapatkan bonus cashback yang jauh lebih besar daripada sekadar koin struk biasa. Pastikan ukuran produk (misal: 450ml) sesuai persis dengan syarat kupon.
  • Isi Survei: Seringkali setelah upload struk, akan muncul survei singkat terkait kebiasaan belanjamu. Jangan abaikan ini! Nilai koin dari survei seringkali setara atau lebih besar dari nilai struk itu sendiri.

Dengan mengikuti protokol dan langkah-langkah di atas, rasio keberhasilan (success rate) struk kamu diterima akan mendekati 100%.

Perlakukan setiap struk sebagai data berharga, lakukan proses imaging dengan benar, dan nikmati akumulasi cashback-mu. Selamat mencoba!