Aplikasi

Cara Meminjam Uang di Money Tracker

×

Cara Meminjam Uang di Money Tracker

Sebarkan artikel ini
Cara Meminjam Uang di Money Tracker
Cara Meminjam Uang di Money Tracker

Bingung cara meminjam uang di Money Tracker? Simak panduan lengkap mencatat penerimaan pinjaman, mengatur cicilan, dan mengelola utang piutang agar keuanganmu tetap sehat.

Pernahkah kamu merasa bingung ke mana perginya uang pinjaman yang baru saja cair? Atau mungkin kamu sering lupa tanggal jatuh tempo cicilan sehingga terkena denda? Di sinilah peran penting aplikasi Money Tracker.

Banyak orang mencari “cara meminjam uang di Money Tracker” dengan harapan aplikasi ini memberikan dana tunai layaknya pinjaman online (Pinjol).

Namun, perlu diluruskan sejak awal: Money Tracker umumnya adalah aplikasi pencatat keuangan, bukan penyedia pinjaman.

Tapi, jangan kecewa dulu. Justru aplikasi ini adalah alat paling ampuh untuk membantumu mengelola uang yang kamu pinjam.

Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana cara “meminjam” dalam konteks pembukuan yaitu mencatat masuknya dana pinjaman agar tidak tercampur dengan pendapatan pribadi, serta bagaimana strategi melunasinya menggunakan fitur-fitur canggih di dalamnya.

Mengapa Mencatat Pinjaman di Money Tracker Itu Penting?

Sebelum masuk ke langkah teknis, kamu harus paham pola pikir seorang ahli keuangan. Mencampuradukkan uang hasil utang dengan gaji bulanan adalah kesalahan fatal.

Di laporan keuangan, uang pinjaman adalah Kewajiban (Liabilities), bukan Pendapatan (Income).

Jika kamu asal memasukkan uang pinjaman sebagai “Pemasukan”, grafik keuanganmu akan terlihat hijau dan kaya raya, padahal sebenarnya itu adalah beban yang harus dikembalikan.

Menggunakan Money Tracker membantu kamu melihat Net Worth (Kekayaan Bersih) yang real. Kamu akan sadar bahwa meski ada uang tunai di tangan, ada saldo minus di akun kewajiban yang harus diselesaikan.

Persiapan Akun untuk Pencatatan Utang

Agar pencatatan rapi, kamu tidak boleh mencatat uang pinjaman di akun dompet biasa secara sembarangan. Kamu perlu membuat “wadah” khusus. Berikut langkah-langkah awalnya:

  1. Buka Aplikasi Money Tracker: Pastikan kamu menggunakan aplikasi populer seperti Money Manager (Realbyte), Money Lover, atau aplikasi sejenis yang mendukung fitur Double Entry Bookkeeping.
  2. Masuk ke Menu ‘Akun’ atau ‘Aset’: Cari menu yang menampilkan daftar dompet, bank, atau kartu kreditmu.
  3. Buat Grup Akun Baru: Jangan masukkan di kategori “Cash” atau “Bank”. Cari opsi untuk menambah grup akun baru dan beri nama “Kewajiban” atau “Utang”.
  4. Tambah Akun Pinjaman Spesifik: Di dalam grup Kewajiban tersebut, buat akun baru sesuai sumber pinjamanmu. Contoh: “Pinjaman Bank ABC”, “Kartu Kredit”, atau “Utang ke Teman”. Set saldo awal menjadi 0 (nol) jika kamu baru akan meminjam.

Langkah ini krusial agar sistem aplikasi bisa membedakan mana uang milikmu sendiri dan mana uang yang harus dikembalikan.

Cara Mencatat Penerimaan Uang (Pencairan Pinjaman)

Ini adalah inti dari “cara meminjam uang” di dalam aplikasi. Saat dana cair dan masuk ke rekeningmu, kamu harus mencatatnya sebagai transaksi transfer antar akun, bukan sebagai penghasilan.

Berikut cara melakukannya agar saldo rekening bertambah, tapi status utang juga tercatat:

  • Pilih Fitur Transfer: Jangan gunakan tombol “Income/Pemasukan” berwarna hijau. Cari tombol atau tab “Transfer” di menu input transaksi.
  • Tentukan Akun Asal dan Tujuan:
    • Dari (Source): Pilih akun “Utang/Kewajiban” yang sudah kamu buat di Langkah 1 (misal: Pinjaman Bank ABC).
    • Ke (Destination): Pilih akun tempat kamu menerima uang tersebut (misal: Bank BCA atau Dompet Tunai).
  • Masukkan Nominal: Ketik jumlah uang yang kamu pinjam, misalnya Rp5.000.000.
  • Isi Catatan (Opsional): Tulis detail penting seperti “Pencairan Pinjaman Termin 1” atau “Dana Darurat”.
  • Simpan Transaksi.

Apa yang terjadi setelah ini?

Secara otomatis, saldo di rekening bank kamu akan bertambah Rp5.000.000 (sesuai kenyataan), tetapi di sisi lain, akun “Pinjaman Bank ABC” akan menunjukkan saldo minus atau saldo kredit sebesar Rp5.000.000. Ini adalah indikator bahwa kamu memiliki tanggungan.

Mengelola Penggunaan Uang Pinjaman

Setelah uang masuk, kamu pasti akan menggunakannya. Entah itu untuk modal usaha, renovasi rumah, atau kebutuhan mendesak. Bagaimana cara mencatatnya?

Lakukan seperti mencatat pengeluaran biasa:

  1. Klik tombol “Expense/Pengeluaran”.
  2. Pilih kategori pengeluaran (misal: Renovasi Rumah).
  3. Pada bagian “Akun/Sumber Dana”, pastikan kamu memilih akun tempat uang tersebut tersimpan (misal: Bank BCA tempat dana cair tadi).
  4. Masukkan nominal dan simpan.

Dengan cara ini, kamu bisa melacak apakah uang pinjaman tersebut benar-benar digunakan untuk tujuan awal atau malah bocor untuk belanja konsumtif yang tidak perlu.

Cara Mencatat Pembayaran Cicilan Utang

Bagian ini sering membingungkan pengguna pemula. Saat kamu membayar cicilan, kamu sebenarnya sedang mengurangi saldo bank sekaligus mengurangi beban utangmu.

Ada dua komponen dalam cicilan: Pokok Utang dan Bunga. Mencatatnya harus dipisah agar akurat.

Cara Mencatat Pembayaran Pokok:

  1. Gunakan kembali fitur “Transfer”.
  2. Dari: Akun Bank/Dompet (sumber dana pembayaran).
  3. Ke: Akun Utang (misal: Pinjaman Bank ABC).
  4. Masukkan nominal pokok

Cara Mencatat Pembayaran Bunga/Biaya Admin:

Bunga adalah uang yang hilang dan tidak mengurangi pokok utang, jadi ini adalah pengeluaran.

  1. Gunakan fitur “Expense/Pengeluaran”.
  2. Buat kategori baru bernama “Bunga Pinjaman” atau “Biaya Keuangan”.
  3. Input nominal bunga yang dibayarkan.
  4. Sumber dananya dari akun Bank/Dompet yang sama.

Jika kamu malas memisahkan, kamu bisa mencatat total pembayaran sebagai Transfer ke akun utang, namun nantinya saldo utangmu akan terlihat lebih cepat lunas daripada kenyataannya karena bunga ikut terhitung sebagai pelunasan pokok. Oleh karena itu, memisahkan pokok dan bunga sangat disarankan oleh para ahli akuntansi.

Kesimpulan

Meskipun kamu tidak bisa mengajukan dana tunai secara langsung melalui aplikasi pencatat keuangan pada umumnya, mengetahui “cara meminjam uang di Money Tracker” dalam konteks pembukuan adalah skill finansial tingkat tinggi.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas mulai dari memisahkan akun kewajiban, menggunakan fitur transfer untuk pencairan, hingga disiplin memisahkan bayar pokok dan bunga kamu mengubah aplikasi sederhana menjadi asisten pribadi yang menjaga dompetmu tetap aman.

Ingat, utang yang tidak tercatat adalah awal dari bencana finansial. Mulailah mencatat sekarang, dan biarkan datanya bekerja untukmu